We're just trying to give meaning to life and makes life more meaningful.

.

25 Juni 2012

Mengatasi Masalah Twain_32.dll Error

Ketika menginstall suatu system operasi baru, beberapa kendala pasti kita temukan. Setelah semua proses selesai, beberapa masalah seringkali kita temukan, entah itu driver, aplikasi pendukung atau plugin seperti java, directx, flash player, atau bahkan kendala pada printer dan scanner yang tidak dikenali drivernya oleh system operasi baru tersebut. Belum lagi ketika kita akan menggunakan aplikasi-aplikasi grafik maupun audio dan video editor yang kadang-kadang membutuhkan driver dan aplikasi pendukung, yang mungkin cukup merepotkan jika kita tidak menemukan driver atau aplikasi yang tepat serta pengetahuan tentang troubleshooting yang cukup.

Mungkin prolognya sudah cukup. Saya contohkan disini, salah satu hal yang seringkali membuat penulis sendiri merasa kesulitan dan repot sehingga harus mencari-cari referensi sana sini di mbah google, membuka forum-forum bahkan sampai ke negeri tetangga hingga banyak menyita waktu, yang bahkan baru ditemukan solusinya setelah beberapa hari atau minggu kemudian; adalah driver atau system yang namanya TWAIN_32.DLL. Makhluk yang satu ini betul-betul membuat penulis kadang merasa sangat jengkel. Betapa tidak, ketika penulis hendak menggunakan scanner pada windows server 2008, driver scanner dari epson stylus TX111 tidak bisa dikenali. Demikian juga ketika hendak menggunakan aplikasi vegas untuk mengedit video, lagi-lagi makhluk TWAIN_32.DLL tersebut tidak dikenali juga. Pengalaman-pengalaman dari sewaktu menginstall windows server 2003 dulu yang ketika itu juga sempat kelabakan akibat makhluk yang satu ini, sudah diterapkan, mulai dari regserver twain_32.dll di command, menghapus file-file twain_32.dll di direktori windows-system, dll, yang biasanya setelah direstart komputer, masalahnya bisa teratasi, kini, di windows server 2008 ilmu tesebut semuanya seolah-olah tidak berguna lagi. Hmmm.... geramnya bukan main, hahaha....

Lalu bagaimana selanjutnya?

Masalah akan membuat kita menjadi dewasa, begitu kata orang bijak. Dengan berbekal kesabaran dan niat yang besar dalam hati untuk menyelesaikan masalah, serta sedikit kemampuan untuk memahami isi dari bahasa orang bule, akhirnya penulis menemukan seseorang yang menulis di sebuah forum negara sebelah (entah sebelah mana, sudah lupa), yang mengomentari masalah yang sama yang ditemui oleh orang lain, dia menulis begini: "Try to install desktop experience, good luck" (aw kama qal, haha), hanya itu saja, simpel, namun tersirat seribu makna, hihi...

Akhirnya penulis berusaha menerjemahkan maksud dari sang komentator tersebut. Penulis lalu fokus pada 'desktop experience' tersebut, entah apa dan dimana letaknya. Semua palikasi di start menu yang sudah banyak tersebut penulis ubek-ubek, tidak ada. Penulis cari di Control panel, tidak ada. Hmm, akhirnya penulis sudah cukup lelah, mengambil buah salak, oleh-oleh dari Jakarta, sampai habis 5 buah. Lalu minum kopi cappucino yang sudah dipersiapkan dan membakar sebatang rokok Wismilak Diplomat yang sudah dipersiapkan pula untuk keadaan darurat, hahaha...

Dengan membaca bismillah, penulis buka program server manager yang ada di menu start paling atas. Dan ...
Oh, my God! Ternyata Desktop Experience itu ada di sana, dia adalah makhluk service, yang tidak terinstall secara otomatis dalam windows server 2008, menunggu sang empunya untuk mengaktifkannya. Dan akhirnya, masalah tentang TWAIN_32.DLL itupun selesai sudah. Huh, capeknya bukan maen. Hanya segitu saja ternyata. Hahaha....

Apa sih sebetulnya kehebatan yang dimiliki makhluk Desktop Experience tersebut? Dia memiliki kelebihan-kelebihan yang diusung dari komponen Windows Vista, yaitu : Windows Calendar, Windows Mail, Windows Media Player, Windows Aero dan desktop themes, Video for Windows (AVI support), Windows Photo Gallery, Windows SideShow, Windows Defender, Disk Cleanup, Sync Center, Sound Recorder, Character Map.
Nah, jika Anda mempunyai masalah dengan makhluk Twain tersebut, atau aplikasi-aplikasi tambahan seperti yang penulis sebutkan di atas, Anda tinggal mengaktifkannya lewat Desktop Experience tesebut, itu saja.
Sekian
Terima kasih,

0 komentar:

Posting Komentar