25 Juni 2013

Seputar Jaringan di Ubuntu

Ketika kita menginstall Ubuntu di Hyper-V yang perlu diingat saat pertama kali adalah Ubuntu tidak support Legacy Network Driver yang dibutuhkan untuk menjalankan network di Hyper-V. Tekan F6 untuk memilih opsi instalasi, lalu pilih acpi=off.

Yang paling utama dalam setting jaringan adalah :
sudo vi /etc/network/interfaces
# The primary network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.2
gateway 192.168.1.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255

Lalu restart jaringan dengan :
sudo /etc/init.d/networking restart

Kita bisa mengatur hostname dari komputer kita dengan:
Melihat hostname saat ini : sudo /bin/hostname
Untuk merubah hostnamesudo /bin/hostname newname

Untuk menyetting DNS :
sudo vi /etc/resolv.confmasukkan rincian berikut :search test.comnameserver 192.168.1.2

Buatlah network privat saat sebelum menginstall dengan tujuan legacy nantinya. Kemudian di setting untuk virtual mesinnya, pilih legacy dan networknya privat tadi. Lalu install Ubuntu seperti biasanya. Setelah diinstall, kita bisa mengubah Legacy network tersebut menjadi external.

Sebelum mengubahnya, edit dulu : sudo vim /etc/initramfs-tools/modules masukin empat baris perintah ini :
hv_vmbus
hv_storvsc
hv_blkvsc
hv_netvsc
Update Initramfs: ketik update-initramfs –u, lalu Enter.
Hati-hati dg update modul tsb, di Ubuntu server 11.04 seringkali membuat system macet.

Masalah Lainnya

Ketika tiba-tiba eth0 berubah menjadi eth1 atau eth2 setelah mengubah device jaringan, apa yang harus dilakukan untuk mengubahnya kembali menjadi eth0? Sebenarnya seluruh informasi tentang network card ada di /etc/udev/rules.d/70-persitent-net.rules. Editlah file tersebut agar sesuai dengan keinginan. Tapi yang aku tahu, hapus saja semua rules yang ada sehingga system akan mendeteksi ulang network card yang tersedia.

Kemudian IPv6, adakalanya harus dimatikan karena beberapa alasan. Cek dengan :
cat /proc/sys/net/ipv6/conf/all/disable_ipv6
0 = Enabled
1 = Disabled

Untuk mematikan edit file berikut :
sudo vim /etc/sysctl.conf
Tambahkan empat baris perintah :
# IPv6
net.ipv6.conf.all.disable_ipv6 = 1
net.ipv6.conf.default.disable_ipv6 = 1
net.ipv6.conf.lo.disable_ipv6 = 1

Reload konfigurasi dengan perintah :
sudo sysctl -p
Lalu cek lagi dengan perintah pertama di atas.

Cara kedua adalah mengedit file GRUB.
gksudo gedit /etc/default/grub
Gantilah dengan baris berikut :
GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash"
dengan ini :
GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT=”ipv6.disable=1 quiet splash”
Simpan dan tutup, lalu update Grub boot loader dengan perintah:
sudo update-grub

Selesai!
Catatan : Ini untuk Ubuntu 10.04/10.10/11.04, tapi pada prinsipnya saya pikir sama saja.
Untuk instalasi Squid3 di Ubuntu :
Referensi yang cukup lengkap bisa DISINI atau DISINI

23 Juni 2013

Beberapa Catatan Tentang Ubuntu

Menambahkan repository Ubuntu Server 10.04 LTS atau Lucid Linx memang rada-rada susah, karena kita tahu kalo OS tersebut berbasis terminal. Untuk mempermudahnya kita lakukan lewat ePutty, karena alamat repository bisa kita copy dari web dan click kanan di ePutty sudah berarti mempaste.


Gunakan perintah berikut untuk mempercepat pekerjaan :

cat >> /etc/apt/resources.list << "EOF"
deb http://ubuntu.indika.net.id/ lucid main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.indika.net.id/ lucid-updates main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.indika.net.id/ lucid-security main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.indika.net.id/ lucid-backports main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.indika.net.id/ lucid-proposed main restricted universe multiverse

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu lucid main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu lucid-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu lucid-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu lucid-backports main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu lucid-proposed main restricted universe multiverse
EOF

Begitu sudah sampai di EOF, ketika ditekan Enter, pekerjaan sudah selesai. Tinggal kita update dengan apt-get update saja.

Setelah itu baru kita install Webmin. Atau Install LAMP dan SSH dengan menggunakan Tasksel.  sudo apt-get install tasksel  Kemudian eksekuasi dengan sudo tasksel.

Mengakses IP Melalui Hostname

Jika kesulitan mengakses nama komputer tujuan di windows, cara termudah adalah menambahkannya di hosts windows. Mudah saja, ketikkan: "cd \windows\system32\drivers\etc\hosts" di command prompt, kemudian tambahkan "IP spasi hostname", gunakan notepad untuk mengeditnya, ketikkan "notepad.exe hosts". Syaratnya ketika menjalankan command prompt harus dengan hak penuh, run as administrator, atau file akan tersimpan dengan tidak benar.


Misalnya komputer target namanya ubuntu dengan ip 192.168.1.3, maka kita tambahkan di file hosts: 192.168.1.3 ubuntu. Kemudian keluar dari command prompt dan coba ping. Lihat apa yang terjadi, jika sukses anda sudah bisa mengakses "ubuntu" tersebut baik dari explorer ataupun web browser. Jika tidak, berarti Anda kurang beruntung :D :D. Coba teliti lagi langkah-langkahnya.

Catatan tenang Hyper V di Windows 8

Semua permasalahan dan Trik seputar hyper-V semuanya ada disini, baik yang ada hubungnnya dengan Linux maupun produk Microsoft itu sendiri.
 Dan untuk integrasi Linux di Hyper-V ada disini.
 Sedangkan integrasi virtual network dengan hotspot disini.

20 Juni 2013

Install Webmin Gagal Karena Dependency Tidak Lengkap

Sempat dibuat kelabakan ketika menginstall Webmin di Ubuntu Server 10.04 LTS. Pasalnya, sesudah download Webmin Deb 1.630 All dan menginstallnya dengan perintah "dpkg -i webmin-all.deb"  tidak sukses-sukses juga karena ada beberapa file yang tidak berhasil diikutsertakan atau kurang. Sudah dicoba diuninstall dan diinstall kembali namun tidak berhasil juga.

Hmm, akhirnya ketemu juga solusinya dari blog.johnso.org. Yah, hanya dengan menambah perintah sudo apt-get install -f, akhirnya masalah pun selesai. Semua paket-paket yang diperlukan dapat diinstall dengan sempurna. Lega rasanya, betapa tidak, karena Webmin ini adalah salah satu aplikasi pusat pengaturan hampir semua fasilitas yang diperlukan untuk sebuah server.

Padahal mungkin dengan cara instant, paket-paket tersebut sudah bisa teratasi :

wget http://software.virtualmin.com/gpl/scripts/install.sh
sh ./install.sh
 
Hidup memang akan terasa mudah jika tahu caranya.

04 Mei 2013

Membuat Beberapa OS Dengan VHD


Terkadang kita membutuhkan OS Windows 8 dikarenakan ada fitur yang tidak terdapat dalam windows 7 yang sedang kita gunakan. Atau kita ingin mencoba fitur baru yang ada di dalam Windows Server 2008 ataupun Windows Server 2012. Lalu kenapa tidak kita install saja semua OS tersebut?

Kita tidak perlu membuat partisi-partisi baru untuk semua OS yang ingin kita coba tersebut, tapi cukup dengan menggunakan harddisk virtual, sehingga ketika kita tidak membutuhkan semua OS tersebut kita dapat dengan mudah menghapusnya, tanpa harus merubah partisi harddisk kita. Mudah dan portable tentunya.

Untuk memudahkan proses, kita harus punya peralatan tempur sebagai berikut, bisa dikembangkan sendiri :
1. System Operasi yang dipake Windows 7
2. Download WAIK yg besarnya sekitar 1,5gb atau jika hanya butuh utility yang diperlukan, dalam hal ini ImageX, DISM dan Bcdboot, cari saja di mbah google.

Setelah semua persyaratan tersebut ada, tinggal melakukan perintah-perintah berikut, jadi biasakan dengan command prompt :

dism /get-wiminfo /Wimfile:g:\sources\install.wim

Ganti g: dengan tempat ISO windows di mount.

Kemudian setelah index diketahui, kita tinggal memilih tipe yg mana yang akan kita install di VHD kita. Lakukan perintah berikut :

imagex /apply g:\sources\install.wim 3 f:\

Ganti huruf yang sesuai dengan drive sumber dan tujuan Anda kemudian tunggu prosesnya sampai selesai sambil dibawa makan atau beli rokok dulu.

Kemudian setelah proses kelar, masukin lagi perintah berikut agar bisa booting :

bcdboot f:\windows
Semua proses sudah selesai, tinggal restart komputer dan menikmati windows baru lewat VHD.

Hidup ini memang mudah jika tahu caranya ...


Untuk referensi silahkan dibaca-baca disini :
Msigeek, 4sysops, Wikipedia, Technet, Microsoft, 1ask2.



 

29 April 2013

Playlist Lagu dan Video di Website


Membuat daftar putar lagu maupun video di website bagi seorang websmaster memang gampang-gampang susah. Susahnya adalah terkadang sulit untuk membuat code (entah itu php atau html) yang bisa menampilkan daftar putar tersebut dan kompatibel dengan hampir semua browser yang ada. Terkadang sebuah code ditulis dan sudah ditest lancar di browser IE namun ternyata tidak berjalan di Firefox maupun Chrome. Demikian juga dengan format yang sesuai dengan tipe video yang hendak di putar di website, karena tidak semua format video maupun audio bisa dikenali dengan baik oleh bahasa html maupun php.

Nah karena alasan itu pula terkadang kita frustasi dibuatnya. Maka menggunakan aplikasi pihak ketiga terkadang menjadi pilihan yang tepat dan memudahkan hidup, :D ketimbang harus meracik sendiri code-codenya yang bisa membuat kepala botak.

Kalau hanya untuk memuat satu lagu atau video saja sih mungkin cukup mudah dengan menggunakan html maupun html5. Namun kalau sudah mau membuat playlist dari banyak lagu atau video, wah... Eh... Lah ...

Ada banyak aplikasi pihak ketiga (maksudnya yg dibuat orang gitu loh) untuk pemutar audio dan video yang bisa membuat playlist plus thumbnailnya. Disini saya hanya memilih salah satunya, yang cukup mudah digunakan dan dicustomisasi. Untuk pemutar audio yang bisa playlist dan bisa secara otomatis mengenali setiap audio yang ditambahkan ke dalam direktori lagu yang akan diputar, ada Flash MP3 Player. Saya tidak membeirkan linknya, silahkan dicari DISINI. Untuk video saya rekomdendasikan memakai aplikasi Moyea-DIY, silahkan KESINI. Aplikasi ini akan menggenerate video yang kita buat, dan kita bisa membuat capture dari video yang diputar dan ditampilkan di playlist. Silahkan diexplorasi sendiri.

Hidup ini memang mudah jika kita tahu caranya...

Masalah Error Koneksi Printer via Jaringan Lokal

Sempat kelabakan ketika mau print via network setelah server diinstall ulang karena bermasalah. Semua setting sudan selesai dan hampir sama...