Menjelang akhir perjalanan ramadlan yang suci ini, mari kita berhitung sejenak, sudah berapa banyak ibadah yangg kita perbuat, dan berapa banyak pula dosa yang sudah kita perbuat. Setelah itu kita prosentase, lebih banyak mana antara amal kebajikan dengan dosa-dosa yang telah kita lakukan. Tidak terlalu sulit kok untuk menghitungnya, tinggal kita mau atau tidak untuk melakukannya, hehe...
Lalu apa untungnya kita melakukan itu?
Sebagai evaluasi. Dari sekian banyak umur hidup kita dan sisa dari usia kita, sudah kita pergunakan untuk apa. Kenapa harus dihitung? Karena setelah kita hidup ini kita akan mati. Dan setelah mati kita akan hidup lagi. Dan setelah kita hidup lagi, disitulah saat-saat kita akan mengetahui pertanggungjawaban amal kita selama kita hidup di dunia ini; dan sebagai seorang muslim kita harus yakin akan hal ini, bahwa kehidupan di akhirat itu betul-betul ada, dan kehidupan itu kekal adanya. Kalau tidak percaya? Ya ditunggu saja nanti kalau sudah mati, dengan penyesalan yang abadi.
Kita memang tidak tahu seperti apa kehidupan di akhirat itu nanti. Tapi Allah sudah memberikan kabar berita kepada kita sebagai gambaran, melalui Nabi kita Muhammad SAW. Dan gambaran itu sudah jelas sekali. Coba simak misalnya gambaran tentang "jembatan" (shirath) yang membentang dan merupakan penghubung antara alam mahsyar dengan surga, dan di bawahnya adalah Neraka Jahannam.
Jembatan ini mempunyai 7 gardu (pos), yang setiap gardu jaraknya sama dengan perjalanan 3000 tahun, seribu tahun berupa tanjakan yang tinggi, seribu tahun berupa dataran, dan seribu tahun berupa lereng yang curam.
Duduklah setiap hamba diatas setiap gardu tersebut dan ditanyakan kepadanya tentang perintah-perintah Allah."
Pertanyaan disetiap pos
Selama perjalanan di shirath, setiap seorang hamba akan ditanyakan tentang apa saja yang telah ia kerjakan selama hidupnya. Pertanyaan disetiap pos adalah sebagai berikut:
* Pos pertama iman,
* Pos kedua salat,
* Pos ketiga zakat,
* Pos keempat puasa,
* Pos kelima haji dan umroh,
* Pos keenam wudhu' dan mandi junub,
* Pos ketujuh tentang sikap terhadap kedua orang tua, menyambung tali persaudaraan dan penganiayaan terhadap sesama makhluk hidup.
Jika seorang hamba lolos dari semua pertanyaan-pertanyaan ini, maka tetaplah ia pada pos dan jika tidak, maka ia akan dilemparkan ke dalam neraka.
Kisah selengkapnya bisa disimak DISINI.
Sekarang tinggal kita yang menentukan pilihan, mau percaya atau tidak, karena manusia memang mempunyai pilihan (orang "sana" menyebutnya free will). Dan tinggal takwa kita yang menuntun kita kepada keimanan atau malah akan semakin menjauhinya. Semoga amal puasa kita menuntun kita menjadi manusia yang semakin takwa. AMIN!
27 Agustus 2011
26 Agustus 2011
Cloud Drive atau Virtual Drive Online
Entah apa yang mendasari perusahaan2 yang menyediakan drive secara online bagi para penggunanya. Sekarang banyak sekali bermunculan penyedia jasa seperti ini, sebut saja salah satunya yang menyediakan space cukup lega misalnya, petandrive (www.petandrive.com), tak tanggung-tanggung, space yang ditawarkan adalah 1TB (1.000 GB), yang saat artikel ini ditulis pun penulis masih punya drive 500GB yg ada di kompi dan memomy hanya 3GB(hahaha, dasar kere...), dan itupun gratis lagi. Entah berapa lama layanan seperti ini bisa bertahan, karena penulis pernah mengalami dulu di www.oosah.com yang memberikan layanan serupa (1 TB) juga, namun lama-lama tanpa pemberitahuan, tiba-tiba menghilang, jadi data-data penulis hilang tanpa jejak.
Yang kedua adalah Cloud Drive (www.driveoncloud.com) yang kabarnya merupakan salah satu service dari acrobat.com, dan sempat dinobatkan sebagai “The best free software of 2010” versi PCMagazine. Cloud drive ini menyediakan space sebesar 5GB bagi free user.
Yang ketiga adalah google drive (www.gdocsdrive.com) yang merupakan layanan dari Google. Sebenarnya layanan ini merupakan perpanjangan (entah diakuisisi atau kerjasama) antara clouddrive di atas dengan layanan google. Ini dilansir oleh pihak clouddrive sendiri "Cloud Drive’s folder related operations are broken due to Acrobat’s unstable service. We have upgraded Cloud Drive to GDocsDrive, which is based on Google Storage". Kapasitas yang disediakan yaitu sebesar 1GB untuk pengguna free, dan dikenakan biaya 5 dollar untuk kapasitas 20 GB selama 1 tahun, sayangnya penulis tidak mempunyai Paypal yang berisi uang untuk membelinya, hahaha...
Enaknya, ketiga layanan di atas mempunyai fasilitas layaknya drive biasa yang bisa diakses dari kompi kita sendiri. Jadi untuk menyimpan maupun mengambil kembali data kita cukup melakukannya dengan copy-paste atau drag-drop dari komputer kita. Dan selanjutnya kita membukanya dari manapun. Dan ini pun bisa menjadi jembatan, jika kita mau mengambil file dari kompi kita, kita tinggal nelpon dan minta tolong pd orang yg ada di depan kompi untuk mengcopy-nya ke cloud drive kita yang berupa seperti layaknya drive fisik.
Penulis sendiri merasa lebih aman menggunakan drive dari google tersebut untuk membackup data-data penting, karena tidak khawatir hilang dan stabil lagi. Dan kalaupun hilang mungkin itu kasuistik dan insidential saja, tidak akan mendadak atau tiba-tiba seperti di Oosah (tanpa bermaksud mendiskreditkan) seperti yang penulis sebutkan di atas; disamping itu, Gdocsdrive tersebut terintegrasi dengan layanan Google lainnya, yaitu Google Docs, sehingga data yang kita buat di google docs, juga bisa dibuka ataupun di download melalui Gdocsdrive tersebut. Tapi sayangnya aplikasi Gdocsdrive tersebut hanya bisa digunakan selama masa 14 hari trial, selanjutnya tidak bisa lagi. Barangkali ada yang bisa membuatnya menjadi full version? Hahahaha!
Yang kedua adalah Cloud Drive (www.driveoncloud.com) yang kabarnya merupakan salah satu service dari acrobat.com, dan sempat dinobatkan sebagai “The best free software of 2010” versi PCMagazine. Cloud drive ini menyediakan space sebesar 5GB bagi free user.
Yang ketiga adalah google drive (www.gdocsdrive.com) yang merupakan layanan dari Google. Sebenarnya layanan ini merupakan perpanjangan (entah diakuisisi atau kerjasama) antara clouddrive di atas dengan layanan google. Ini dilansir oleh pihak clouddrive sendiri "Cloud Drive’s folder related operations are broken due to Acrobat’s unstable service. We have upgraded Cloud Drive to GDocsDrive, which is based on Google Storage". Kapasitas yang disediakan yaitu sebesar 1GB untuk pengguna free, dan dikenakan biaya 5 dollar untuk kapasitas 20 GB selama 1 tahun, sayangnya penulis tidak mempunyai Paypal yang berisi uang untuk membelinya, hahaha...
Enaknya, ketiga layanan di atas mempunyai fasilitas layaknya drive biasa yang bisa diakses dari kompi kita sendiri. Jadi untuk menyimpan maupun mengambil kembali data kita cukup melakukannya dengan copy-paste atau drag-drop dari komputer kita. Dan selanjutnya kita membukanya dari manapun. Dan ini pun bisa menjadi jembatan, jika kita mau mengambil file dari kompi kita, kita tinggal nelpon dan minta tolong pd orang yg ada di depan kompi untuk mengcopy-nya ke cloud drive kita yang berupa seperti layaknya drive fisik.
Penulis sendiri merasa lebih aman menggunakan drive dari google tersebut untuk membackup data-data penting, karena tidak khawatir hilang dan stabil lagi. Dan kalaupun hilang mungkin itu kasuistik dan insidential saja, tidak akan mendadak atau tiba-tiba seperti di Oosah (tanpa bermaksud mendiskreditkan) seperti yang penulis sebutkan di atas; disamping itu, Gdocsdrive tersebut terintegrasi dengan layanan Google lainnya, yaitu Google Docs, sehingga data yang kita buat di google docs, juga bisa dibuka ataupun di download melalui Gdocsdrive tersebut. Tapi sayangnya aplikasi Gdocsdrive tersebut hanya bisa digunakan selama masa 14 hari trial, selanjutnya tidak bisa lagi. Barangkali ada yang bisa membuatnya menjadi full version? Hahahaha!
24 Juli 2011
Bagaimana Mengubah Firefox 5 Search Engine Default
Untuk beberapa alasan yang aneh dan menjengkelkan, Bing diatur untuk menjadi penyedia pencarian default untuk Firefox 4 (mungkin juga bisa untuk Firefox 3 dan 5). Biasanya ini tidak akan terlalu buruk, jika ada cara mudah untuk mengubah itu (ke Google). Selain itu, Firefox 4 memiliki dua kotak input di atas, address bar dan bar pencarian. Kedua kotak mampu melakukan pencarian, sehingga hanya membuang ruang saja. Kita akan mengubah penyedia pencarian default untuk bar alamat utama. Ikuti langkah-langkah berikut :
Langkah 1 :
Ketik about:config di baris alamat (address bar) Firefox. Ini akan memunculkan peringatan yang menyatakan “This might void your warranty.” Abaikan saja peringatan ini karena memang Firefox tidak mempunyai garansi, hehe. Namun, ini adalah pengaturan lanjutan dari Firefox, jadi jangan main-main dengan pengaturan ini kecuali anda memang seorang berpengalaman. Click saja tombol “I’ll be careful, I promise!”.
Langkah 2
Di kotak Filter, ketik keyword.URL
Pada hasil pencarian, keyworld.URL akan muncul. Klik kanan dan pilih Modify. Atau langsung saja klik dua kali.
Langkah 3
URL default adalah Bing, hapus saja. Sekarang yang Anda perlukan adalah mem-Paste kode URL berikut search engine yang ingin Anda gunakan.
* Untuk Google: http://www.google.com/search?ie=UTF-8&oe=utf-8&q=
* Untuk Bing: http://www.bing.com/results.aspx?q=
* Untuk Yahoo: http://search.yahoo.com/search?p=
Anda juga dapat menggunakan custom search engine untuk pilihan Anda, Anda hanya membutuhkan kode URL yang tepat untuk itu.
Ketika sudah, Click tombol OK.
Done!
Perubahan akan memberikan efek langsung, untuk mengetestnya bukalah sebuah windows baru (Ctrl+N) dan ketiak sebuah pencarian di address bar. Jika mesin pencarian berubah ke google (atau yg anda ubah di about:config tadi yg disebut groovy) berarti Anda Selesai.
Langkah 1 :
Ketik about:config di baris alamat (address bar) Firefox. Ini akan memunculkan peringatan yang menyatakan “This might void your warranty.” Abaikan saja peringatan ini karena memang Firefox tidak mempunyai garansi, hehe. Namun, ini adalah pengaturan lanjutan dari Firefox, jadi jangan main-main dengan pengaturan ini kecuali anda memang seorang berpengalaman. Click saja tombol “I’ll be careful, I promise!”.
Langkah 2
Di kotak Filter, ketik keyword.URL
Pada hasil pencarian, keyworld.URL akan muncul. Klik kanan dan pilih Modify. Atau langsung saja klik dua kali.
Langkah 3
URL default adalah Bing, hapus saja. Sekarang yang Anda perlukan adalah mem-Paste kode URL berikut search engine yang ingin Anda gunakan.
* Untuk Google: http://www.google.com/search?ie=UTF-8&oe=utf-8&q=
* Untuk Bing: http://www.bing.com/results.aspx?q=
* Untuk Yahoo: http://search.yahoo.com/search?p=
Anda juga dapat menggunakan custom search engine untuk pilihan Anda, Anda hanya membutuhkan kode URL yang tepat untuk itu.
Ketika sudah, Click tombol OK.
Done!
Perubahan akan memberikan efek langsung, untuk mengetestnya bukalah sebuah windows baru (Ctrl+N) dan ketiak sebuah pencarian di address bar. Jika mesin pencarian berubah ke google (atau yg anda ubah di about:config tadi yg disebut groovy) berarti Anda Selesai.
27 Mei 2011
Tanaman Obat
Bagi Anda yang mencari referensi tentang tanaman obat atau herbal, silahkan berkunjung ke Iptek Net. Berbagai macam tanaman yang berfungsi sebagai obat ada disana, lengkap dengan nama-nama lain, kegunaan masing-masing, dan cara meraciknya. Yah daripada terus-terusan mengkonsumsi obat kimia, yang efeknya cukup menakutkan, sembuh dari satu penyakit tapi penyakit lainnya menunggu, hehe...
Selain itu resep-resep tradisional untuk mengobati penyakit diantaranya bisa dilihat di Blog Ikatan Dokter Anak.
Selain itu resep-resep tradisional untuk mengobati penyakit diantaranya bisa dilihat di Blog Ikatan Dokter Anak.
22 Mei 2011
URL Leech
Ini bukan rapidleech, tapi semacam itu. Saya hanya ingin menulis saja supaya tidak hilang dari bookmark, hehe ...
1. Ravishare
2. Filevo
3. Filezup
4. 6ybh-upload
Kalau yang ini rapidleech dan generator premium khusus
1. Leechfire
2. Growl
3. LinktoPremium
1. Ravishare
2. Filevo
3. Filezup
4. 6ybh-upload
Kalau yang ini rapidleech dan generator premium khusus
1. Leechfire
2. Growl
3. LinktoPremium
22 Februari 2011
Daftar Nilai Ujian Universitas Terbuka Tahun 2013
Mencari niai Ujian bagi Mahasiswa Universitas Terbuka akan sedikit mengalami kesulitan, apalagi tidak langsung membuka situs aslinya. Pencarian melalui mesin pencari seperti Yahoo atau Google akan membawa ke beberapa alamat yang akan memmbingungkan bagi mereka yang tidak terbiasa mencari informasi secara tepat dan akurat.
Nah di posting ini Anda akan mendapatkan langsung alamat nilai tersebut (Update 28 Juni 2013).
KLIK DISINI
Pilih di bagian Nilai Mata Kuliah - Pendas atau Non-Pendas.
Jika alamat tersebut tidak bisa dibuka, mungkin alamat sudah berubah, atau pada saat itu terlalu banyak yang membuka pada saat yang bersamaan, tunggulah beberapa saat atau Refresh saja halaman yang dibuka dan cobalah beberapa kali.
Jika masih belum juga bisa dibuka, Anda bisa menuju ke http://ut.ac.id yang merupakan halaman induk dari situs Universitas Terbuka, kemudian pilih Menu Mahasiswa atau langsung KLIK DISINI untuk nilai Pendas, dan KLIK DISINI untuk nilai Non-Pendas.
Semoga membantu.
Nah di posting ini Anda akan mendapatkan langsung alamat nilai tersebut (Update 28 Juni 2013).
KLIK DISINI
Pilih di bagian Nilai Mata Kuliah - Pendas atau Non-Pendas.
Jika alamat tersebut tidak bisa dibuka, mungkin alamat sudah berubah, atau pada saat itu terlalu banyak yang membuka pada saat yang bersamaan, tunggulah beberapa saat atau Refresh saja halaman yang dibuka dan cobalah beberapa kali.
Jika masih belum juga bisa dibuka, Anda bisa menuju ke http://ut.ac.id yang merupakan halaman induk dari situs Universitas Terbuka, kemudian pilih Menu Mahasiswa atau langsung KLIK DISINI untuk nilai Pendas, dan KLIK DISINI untuk nilai Non-Pendas.
Semoga membantu.
18 Februari 2011
Download File Tanpa Hambatan
Kata pepatah, pengalaman adalah guru terbaik...
Demikian pula dgn kekecewaan demi kekecewaan yg dialami oleh para downloader (maklum penulis jg seorang download mania, hehe) dikarenakan lambatnya proses download dari beberapa file hosting, apalagi yg gratisan yang suka menerapkan sistem tunggu dgn waktu, atau batasan file yg diunduh, atau batasan ip, dll-dll. Belum lagi kalau ternyata file yg diunduh corrupt, terpassword, bervirus, dll-dll. Hehehe, pokoknya bermacam2 kisah sedih pasti akan dialami oleh para downloader.
Dengan sedikit mengandalkan katerampilan dan pencarian sebetulnya kita bisa menyiasati proses download yang cenderung dibatasi oleh para penghosting (hehe, kehabisan istilah nih...). Ada banyak layanan yg bisa kita buat untuk mentransload (istilah untuk mengalihkan proses download dari satu situs ke situs lainnya, yang ini kalau linknya direct atau bisa langsung didownload), sebagian diantaranya sudah mensupport leech (istilah yg digunakan untuk transload file yang mempunyai batasan2, seperti rapidshare, megaupload, dll); inilah cara yang bisa diandalkan untuk mempercepat proses download. Carilah hosting yg cukup gegas dan mempunyai batasan file yang cukup besar untuk mentransload file dari situs tersebut.
Sebagai contoh, kita bisa menggunakan rapidleech sharing (cari di google ya) untuk leech. Atau hosting yang support url-upload atau remote-uload dan sekaligus leech adalah Enterupload. Ketika kita mau mendownload file dari Enterupload, jika sudah mendaftar (punya account), kita bisa menggunakan download manager untuk mempercepat proses download dan bisa diresume. Sedangkan untuk remote-upload banyak sekali, seperti Adrive, Fileserver, Fastfilehosting, dan kemudian memindahkannya ke file-hosting lainnya dengan menggunakan Spreadmyfiles atau Mirrorreactor.
Demikian pula dgn kekecewaan demi kekecewaan yg dialami oleh para downloader (maklum penulis jg seorang download mania, hehe) dikarenakan lambatnya proses download dari beberapa file hosting, apalagi yg gratisan yang suka menerapkan sistem tunggu dgn waktu, atau batasan file yg diunduh, atau batasan ip, dll-dll. Belum lagi kalau ternyata file yg diunduh corrupt, terpassword, bervirus, dll-dll. Hehehe, pokoknya bermacam2 kisah sedih pasti akan dialami oleh para downloader.
Dengan sedikit mengandalkan katerampilan dan pencarian sebetulnya kita bisa menyiasati proses download yang cenderung dibatasi oleh para penghosting (hehe, kehabisan istilah nih...). Ada banyak layanan yg bisa kita buat untuk mentransload (istilah untuk mengalihkan proses download dari satu situs ke situs lainnya, yang ini kalau linknya direct atau bisa langsung didownload), sebagian diantaranya sudah mensupport leech (istilah yg digunakan untuk transload file yang mempunyai batasan2, seperti rapidshare, megaupload, dll); inilah cara yang bisa diandalkan untuk mempercepat proses download. Carilah hosting yg cukup gegas dan mempunyai batasan file yang cukup besar untuk mentransload file dari situs tersebut.
Sebagai contoh, kita bisa menggunakan rapidleech sharing (cari di google ya) untuk leech. Atau hosting yang support url-upload atau remote-uload dan sekaligus leech adalah Enterupload. Ketika kita mau mendownload file dari Enterupload, jika sudah mendaftar (punya account), kita bisa menggunakan download manager untuk mempercepat proses download dan bisa diresume. Sedangkan untuk remote-upload banyak sekali, seperti Adrive, Fileserver, Fastfilehosting, dan kemudian memindahkannya ke file-hosting lainnya dengan menggunakan Spreadmyfiles atau Mirrorreactor.
Langganan:
Postingan (Atom)
Masalah Error Koneksi Printer via Jaringan Lokal
Sempat kelabakan ketika mau print via network setelah server diinstall ulang karena bermasalah. Semua setting sudan selesai dan hampir sama...
-
Membuat proses install website menjadi mudah dengan menggunakan script bahkan jika kita belum mempunyai pengetahuan yang mendalam tenta...
-
Siapa sih yang tidak kenal Sourceforge, aku juga belum lama kenal kok (mendetil maksudnya), hehehe... Gudangnya program-program free yang ha...
-
1. Membelokkan semua request ke proxy lain : cache_peer parentcache.foo.com parent 3128 0 no-query default never_direct allow all ...